Masih dengan sepotong telur mata sapi dan setengah porsi nasi putih, diiringi lagu Here Without You- Boys Avenue dari Ipod yang kupinjam dari teman dikantor. Terlalu cepat untuk dibilang makan malam, tetapi sudah terlambat untuk dibilang makan siang. Yeay, akhirnya tugas lapanganku selesai. Tiga hari berturut-turut bekerja diluar ruangan, lelahku rasanya sudah seperti yang meluber karena airnya sudah terisi penuh dan masih terus diisi.
seperti sempat menemukan sesuatu yang hilang, namun setelah disadari sesuatu itu memang tidak ada, hanya perasaan saja. perasaan bahagia saat ada yang mengisi hari lebih indah dari biasanya, lebih dinikmati meski lelah dan setumpuk masalah, lebih dari sekedar hari, mungkin namanya kenangan atau hanya kenangan.
diluar ekspektasi. iya, seseorang pernah berkata padaku bahwa kita sering kali berekspetasi tentang sesuatu yang terlalu jauh, terlalu tinggi. padahal Tuhan telah menyiapkan segalanya dengan lebih indah, bahkan jauh sebelum kita berdo'a meminta segalanya.
malam itu, saat aku masih beratapkan langit dan hanya sendiri tanpa satu orangpun yang kukenal. terlintas sesuatu dipikiranku, 'mungkinkah' tapi semuanya buyar saat kembali aku ingat rasanya aku tidak pantas. terserah, tapi rasa kecewaku masih ada disini. makanya, lebih baik aku tidak berharap. cukup menjadi seseorang yang menyenangkan saja. yang selalu bisa tersenyum, tak perlu mengkhawatirkan apapun.
yang namanya manusia, perasaan manusiawi akan apapun pasti ada. tapi tak semua harus diungkapkan kan?!. mengutip pernyataan salah seorang dosen 'rasakan apapun dengan tulus, hayati dan nikmati setiap rasa, walaupun itu sakit'. dan aku setuju, lebih baik seperti itu, nikmat.
manusia kadang memiliki ego yang besar dalam menghadapi rasa ingin memiliki. tapi Tuhan lebih tahu mana yang baik untuk dimiliki, atau hanya sekedar hak merasakan bahagia bersamanya saja, tanpa harus dimiliki.
TSB - 08 Juni 2014
Komentar
Posting Komentar
Berbagilah, karena itu indah :)