Sepintas terbaca seperti ada pemaksaan dalam judulnya.
Sesungguhnya bukan pemaksaan ataupun syarat, hanya lebih tepatnya ini bagian dari keseriusanmu.
Kau tak pernah memintaku untuk menjadi pacar bukan? berarti ini bagian yang harus kau lewati.
Mengenalku...
Sudah semua bagian dari hidupku kau baca melalui media tulisanku. Bahkan termasuk media unpublished yang juga sudah habis kau telusuri. Lalu, bagaimana kesanmu, tentangku?
Kau harus mengenalku
bukan hanya melalui tulisan, aku tak setegar tulisanku. Tulisanku hanya rangkaian kata yang kubuat agar tak ada yang tahu rasanya menjadi aku. Aku, yang sebenarnya.
Kau harus mengenalku
Jika niatmu memang bukan untuk menjadikanku persinggahan.
Kau bisa tanya ibuku, keluargaku, teman dekatku.
Tapi, menurutku sebaik-baiknya pengelanan adalah saat kau berusaha mengenalku sendiri.
Proporsi tubuhku yang besar ini, bukan berati aku ini dewasa, matang.
Sesungguhnya, aku hanya gadis yang masih banyak tidak tahunya.
Kau harus sabar, jika memang mau mendampingiku.
Kau harus pelan-pelan memberi tahuku, karena aku tidak dengan mudah menerima sesuatu yang baru.
Kau harus mengenalku
Sifatku yang manja, suka makan dan tidur.
Imunitasku yang tak sekuat kelihatannnya. Aku mudah sekali terserang penyakit.
Kau akan lelah mengurusku nanti, jika kau mau hidup bersamaku.
Kau harus mengenalku
Dan sebuah latar yang akan kuperlihatkan langsung padamu.
Tidak sekarang.
Nanti, saat kau memang tak lagi berkata 'jika kita berjodoh' atau jika-jika lainnya.
Aku, hanya akan memberitahumu, saat kau yakin!
Bukan padaku, tapi pada kehendak Allah
Inshaa Allah

Komentar
Posting Komentar
Berbagilah, karena itu indah :)