Langsung ke konten utama

Hijab

beberapa hari kemarin seperti diingatkan tentang kewajiban yang satu ini
aku mungkin bukan gadis yang baik, namun kewajiban yang semula ku gunakan sebatas amanah dari guruku sewaktu SD ini Alhamdulillah memang tak pernah kulepas. kini aku tahu mana yang namanya perintah dan amanah. untukku sekarang mungkin levelnya masih diantara amanah dan perintah.
yang kugunakan memang belum seperti seharusnya. pembelaan apapun dariku memang tak ada yang benar. harus seperti itu ya seperti itu. perintah dan larangan Allah tak mengenal kompromi.
melihat seorang gadis yang kukenal, meninggalkan hijabnya demi rupiah yang ia gunakan untuk makan, minum, bakti kepada orang tua. niatnya memang baik, mencukupi kebutuhan hidupnya, mandiri dan membahagaiakan orang tuanya. tapi, haruskah membuka hijabnya (?)
sudah kubilang aku bukan gadis yang baik. aku bahkan pernah diterima disalah satu perusahaan yang bonafit yang mengharuskan aku menggunakan seragam dengan rok diatas lutut, bertabaruj dan sebagainya. salary nya besar, namun apakah itu berkah untuk setiap makanan dan minuman yang menjadi darahku (?) apakah orang tuaku tidak akan ditanya oleh malaikat di alamnya nanti tentang perbuatanku, tentang rezeqi yang kuberikan melalui pelanggaran perintahnya (?)
kalau ada yang bilang hidup ini pilihan. mungkin memang benar. masih banyak cara mendapatkan keberkahan. tentunya bukan sebatas menyengangkan di dunia saja. segala sesuatu pastilah ada pertanggung jawabannya. bisakah kita mencari jalan yang lain? rasanya bisa!
bukan mudah mencari pekerjaan. tapi aku yakin Allah selalu bersama orang-orang yang sabar, yang bertawaqal meminta keberkahan, dan tak lupa berikhtiar.
Hijab bukan sesuatu yang dengan mudah dilepas dan digunakan. tak ada istilah'yang penting hatinya'. aku setuju!. mungkin ini terlalu keras, tapi maafkan aku yang ingin melihatmu senantiasa diberikan keberkahan dan dalam lindungan Allah.
ku do’akan agar kau segera mendapatkan perantara pemberi rezeqimu yang lebih baik aamiin





teruntuk orang-orang yang kusayangi karena hijabnya <3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Smile Maker

welcome Oct nothing different from me.. manusia tidak hidup sendirian di dunia ini tetapi di jalan setapak yang beda, setiap manusia berjalan sendirian berjalan, berlari dan sesekali berhenti semua jalan setapak itu berbeda-beda, namun menuju ke arah yang sama mencari suatu hal yang sama dengan satu tujuan yang sama hingga semakin dekat ke tujuan, manusia semakin menyadari bahwa di sepanjang jalan setapak yang sudah dilewati dia takkan pernah benar-benar sendiri manusia selalu bersama apa yang dia cari bersama tujuannya, yaitu Tuhannya *tanda tanya movie Tuhan, kali ini aku tidak ingin mengeluh tentang apa yang sedang kurasakan sekarang aku hanya ingin mengingat, betapa besar karunia yang telah Kau beri padaku Tuhan.. terimakasih telah menyempatkan hidupku untuk mengenalnya, mengenal dia yang mampu membuatku lupa setiap masalahku, sakitku. dia selalu menyemangatiku, menyadarkanku bahwa aku mampu, tidak meninggalkanku dalam kondisi apapun, he's my smile maker. ...

MIS

mochamad irsyad sapardiansyah ~~ 7 Oktober 1988 lucu, ga cakep, kata teh maya sih manis, kalo kata mamah ganteng :)) kalo kata unga dia ituuuu 'sisupersabar' =) sweet deh pokonya dari pertama ketemu sampe sekarang nih belum pernah deh unga dimarahin, yang ada juga unga yang marah-marah haha mungkin karena aa yang cuek jadi ga begitu suka kalo marah-marah dan lebih suka kalo ngalah aja jadi unganya yang ga ngerti-ngerti =D bodo ah yang penting dianya tetep sayang haha pengen cerita tentang perjalanan kita yang hampir 3 bulan ini dulu mungkin alesan unga mau nerima dia karena panas aja ga ada tanggepan terus dari sidia(oranglain yang sempet gw tunggu), jadi ya wajar kalo baru sebulan udah bosen(kan niatnya juga cuma pengen bikin cemburu sidia). eh tapi yah baru juga putus 1minggu kali, tiba-tiba hubungannya malah jadi deket, entah karena pengaruh mamah yang tiap hari nanyain kabar dia, entah karena sms dia yang ga ganggu, entah kangen, entah sepi, entah k...

Kake :)

Assalamualaikum kake... rasanya tak sopan jika cucumu ini menanyakan kabarmu disana semakin dekat dengan Sang Pencipta dikehidupan yang lebih abadi maafkan aku ke, pagi tadi hanya Al-Fatihah yang bisa kuhadiahkan untukmu.. lepas malam nanti kan ku hadiahi surah lain untukmu.. delapan tahun sudah, aku masih mengingat kata-kata terakhir yang kau ucapkan untukku Minggu pagi 12 Februari 2006, kau datang tanpa kabar sebelumnya, aku terkejut sekaligus senang untuk terakhir kalinya kita makan bersama, sayangnya kenapa saat itu aku tak ikut papah untuk mengantarkan kake pulang sebelum pergi kau berpesan padaku, bahwa aku harus kuat, harus pintar, agar kelak bisa menjaga kedua orang tuaku dengan baik. kake... cucumu kini tak semanja dahulu, seiring berjalannya waktu Allah menyelipkan banyak pelajaran hidup untukku kini aku sudah tak gengsi lagi untuk naik Angkutan Umum, bahkan tahun lalu aku selalu suka naik Damri kini aku sudah bisa berkendaraan sendiri, pulan...