Langsung ke konten utama

Jawa Timur, We're In Love

Menuju tak terbatas dan berbahagialah
Sedikit mengutip kalimat Buzz Lightyear di Serial Toy Story. Alhamdulillah masih diberikan nikmat untuk meng-explore Indonesia tercinta.

Bisa dibilang rencana mendadak itu peluang terjadinya lebih tinggi dibandingkan dengan rencana jauh hari yang hanya sekedar wacana.
Mas Angga sebagai leader untuk liburan kali ini. Niatnya sih minta ditemenin mudik, yang ada sih ‘ngasuh’ kami adik-adik tercintanya hahaha.

Sabtu-Minggu, 10-11 November 2015

KA Pergi

Tugu Suro Boyo
Entah dalam rangka apa kita berangkat dihari pahlawan ke kota pahlawan (emang iya Surabaya kota pahlawan, Nge?). Berangkat dari Bandung ke Surabaya kaya di lagu anak-anak naik kereta api eksekutif. Kami lagi sosoan kebanyakan uang, berangkat liburan pake kereta mahal, biasanya juga backpackermah pake ekonomi. 
Minggu pagi sampai di Surabaya di jemput oleh kerabat Mas Angga yang baik hati karena langsung ngasih kita sarapan yang udah kelaparan jam 09.00 WIB baru sampai, plus saking kelaparannya Mayasari yang niat dibeli untuk oleh-oleh terpaksa ketinggalan di KA dan saat mau dikejar gerbongnya keburu jalan. Dari situ dibawa kerumahnya Bude didaerah Mendokan(bukan tempe tepung yah) untuk simpan barang bawaan dan mandi.

Putri dan Lupa
Surabaya adalah kota dengan cuaca terpanas yang pernah saya singgahi, entah kenapa dibanding Jakarta, Banten, Batam, Jogja, Malang, Mojokerto dan Singapore(bukan pamer), Surabaya Juara Panasnya.


Balekambang Gate
Disana kami gak kemana-mana, asal tahu aja yah, tempat pertama yang kita kunjungi di Surabaya adalah tempat oleh-oleh, dengan sekian banyak pesanan temannya Cepi dan temannya Mas Angga. By the way, kami disini ada Saya, Cepi, Nia dan Angga (BCNA). Sebelumnya kami sempat disuguhi Rujak cingur (FYI: Cingur dalam Bahasa Indonesia adalah Hidung Sapi jadi sebelum makan itu berdo’alah cingur sapi yang akan dimakan bukan dari sapi pilek), kalian harus coba!. 
Masjid Agung Surabaya
Selesai belanja oleh-oleh lanjut ke tugu Suro Boyo yang ada buaya besar ama hiu itu di area Kebun Binatang Surabaya(KBS). Setelah puas foto, sholat maghrib di Masjid Agung Surabaya, lanjut ke Taman Bungkul yang pembangunannya disponsori oleh Telkom Indonesia (bangga jadi karyawan Telkom) beli pentol dikecapin pake saos, kalau diBandung mah laiknya baso ikan/cilok gitulah. Karena lapar, kami memutuskan untuk makan Baso Guede banget tapi namanya tetep Pentol plus minum Jeruk Peras Pacitan(ini susah banget inget namanya) dan pulanglah kami ketempat perisitirahatan. 

Segala akomodasi, makan dan tempat istirahat di Surabaya disponsori oleh Keluarga Besar Budenya Mas Angga. Jazakalloh Bude, Mas dan Mba juga adenya yang saya lupa namanya.






Senin, 12 November 2015
Bunga - Cepi


Jam 2 pagi sudah dijemput oleh Mas Boyo(masih kerabat Mas Angga) untuk langsung berangkat ke Malang. Dalam perjalanan saya lelap tidur karena udah minum antim*o walaupun perjalanan sesungguhnya menyakitkan karena mobilnya kelebihan beban oleh-oleh kami.

Pagi kami sudah tiba di Pantai Balekambang didaerah Malang gatau sebelah mana. Dan niat pengen berenang main air pun tak jadi karena tamu tak di undang datang, dan pantainya pun bukan pantai untuk berenang. Jadi cukup menikmati ombak dan rumput laut yang sengaja dimakan karena penasaran sama rasanya.
Kaya Nusa Dua ya?

Sekitar jam 09.00 kami sudah berangkat pulang, mampir untuk makan pecel dipinggir jalan yang harganya cuma 5000 perak. Biarpun pantai tapi hawa panasnya gak sepanas Surabaya, entahlah Surabaya emang panas banget.

Akomodasi selama perjalanan Suarabaya-Malang-Mojokerto disponsori oleh Mas Bowo. Makan mah lupa siapa yang bayar.

........melanjutkan perjalanan menuju Mojokerto....sambil tidur....lagi...

Senin-Selasa, 12-13 November 2015



Kereta Api
Sampai di Mojokerto pas adzan Dzuhur. Akhirnya adem Tuhan. Sampai dirumah Budenya Mas 
Angga lagi. Daerah sungai Brantas gatau kalau dareahnya namanya apa hehe. Istirahat, tidur, makan, liat hasil foto dan sorenya kami berjalan kearah perlintasan kereta api. Yeay foto bareng kereta api yang lagi maju biar hitz.

Sleeping Budha
Malamnya kami lanjut ke alun-alun Kota Mojokerto, menikmati pentol bakar dengan harga 1000perak/tusuk, secangkir kopi dan kacang rebus ditemani taburan bintang dilangit. Nambah personil ade dan calon adeknya Mas Angga, sebelumnya pun kami ditemani oleh Putri dan Lupa yang setia nemenin kami selama di Jawa Timur.di alun-alun ini ada pasar kaget yang hanya buka malam hari, jadi ramainya ya malam.


Besoknya kami sudah cantik dan ganteng dari pagi karena masih mau nyari oleh-oleh lagi, maaf maksudnya masih mau mengunjungi beberapa destinasi. Dan dalam perjalanan tiba-tiba kami rindu Iga Bakar yang entah kenapa susah nyari Iga Bakar disana. Aaaah  kangen Iga Bakar.

Candi Tikus Twowulan
Trowulan

Situs Patung Budha Tidur terbesar ke-3 di Dunia setelah Thiland dan Nepal. Sebelumnya mampir sebentar ke candi tikus duyu. Selesai foto, kami pun kembali mencari oleh-oleh, pulang kerumah, dan packing karena malam ini kami harus pulang.

Ah, Bandung aku rindu Bandung yang ada kamunya!


Akomodasi dan tempat istirahat juga makan disponsori oleh keluarga Budenya Mas Angga.

Selama perjalanan pulang kami tidur dengan lelap hingga pagi, mungkin karena terlalu lelah juga kenyang. Alhamdulillah sampai di Bandung sesuai jadwal sekitar pukul 10.00 WIB. 



Alhamdulillah, walaupun tahun ini maunya ke Bali, setidaknya sudah mendekati Bali, kurang lebih 6jam lagi menuju Bali dari Surabaya. Dan berkat kebaikan Mas Angga dan Keluarganya kami tidak usah sibuk menjadi backpacker lagi, walaupun jujur dengan waktu yang sebenarnya cukup destinasi yang dikunjungi juga cukup, cukup sedikit. Mungkin karena terbatas kendaraan dan juga lokasi rumah yang agak jauh untuk kami naik angkutan umum sendiri. Tapi, semuanya disyukuri, semuanya dipermudah, banyak yang sayang, dan gak usah bayar itu “Maka nikmat Tuhanmu manakah yang engkau dustakan?”

Alun-Alun Mojokerto
Dan dari hati yang paling dalam Unga ucapkan Jazakumulloh khoiron katsiro buat Cepi, Nia dan Angga sebagai part of BCNA yang sudah sangat mengerti adat kebiasaan unga. Rungsing selama liburan bukan jadi masalah untuk kalian, tetap setia membuat saya bahagia sampe bela-belain beli soft*x hello kitty tengah malam hahaha, maafin unga yak, taun depan katanya mau pada nikah mana bisa liburan sambil dirungsingin unga lagi.


Semoga masih diluangkan waktu oleh Allah agar kita bisa liburan lagi, naik pesawat ah yah yang jauh sebelum pada nikah aamiin dan semoga suatu hari nanti saat kami terpisah jarak tulisan ini akan jadi pengingat yang tak melupakan manisnya persahabatan kami hari ini aamiin
PRESENTED BY BCNA - ONE HEART





Balekambang - Malang

Mojokerto












Stasiun Bandung



Stasiun Mojokerto
Manini On The Spot
Sleeping Budha - Trowulan
Muka Muka Pengen Pulang

Rumput Laut yang bisa dimakan


















Ceritanya nemu Kepiting
Bukan, Dia bukan Anak Hilang
Lovely Sunset From Mojokerto
KA Pulang





Hand in Frame: Nia









BERDASARKAN YANG DIINGAT




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tebing Keraton - Bandung

Bandung 16 Agustus 2014 Bandung Hits Masa Kini, salah satu judul blog yang ditulis sepertinya oleh mahasiswa ITB itu menarik perhatian saya untuk membacanya. Saat saya baca, ternyata itu yang ada disana. Yak, TEBING KERATON! Beberapa kali melihat foto beberapa teman di media sosial sedang berada di Tebing Keraton. Awalanya saya pikir karena menggunakan nama ‘Keraton’ tempat ini bukanlah di Bandung, mungkin daerah sekitar Jawa Tengah atau Jawa Timur. Ternyata dari ulasan blog yang saya baca, tempat ini ternyata di Bandung, tepatnya di Desa Ciburial ±6km dari Taman Hutan Raya Djuanda(Dago Pakar).Eh iya, Tebing Keraton ini ternyata baru lahir awal Mei 2014 loh. Dengan antusias dan dorongan cerita beberapa teman yang sudah kesana, akhirnya saya mengajak teman untuk mengunjungi Si Bandung Hits Masa Kini tersebut. Sayangnya satu hari sebelum hari H, teman saya membatalkan kunjungan kesana karena ada acara lain. Kecewa sih, tapi manusia di dunia ini kan banyak, dan akhirnya ngec...

MIS

mochamad irsyad sapardiansyah ~~ 7 Oktober 1988 lucu, ga cakep, kata teh maya sih manis, kalo kata mamah ganteng :)) kalo kata unga dia ituuuu 'sisupersabar' =) sweet deh pokonya dari pertama ketemu sampe sekarang nih belum pernah deh unga dimarahin, yang ada juga unga yang marah-marah haha mungkin karena aa yang cuek jadi ga begitu suka kalo marah-marah dan lebih suka kalo ngalah aja jadi unganya yang ga ngerti-ngerti =D bodo ah yang penting dianya tetep sayang haha pengen cerita tentang perjalanan kita yang hampir 3 bulan ini dulu mungkin alesan unga mau nerima dia karena panas aja ga ada tanggepan terus dari sidia(oranglain yang sempet gw tunggu), jadi ya wajar kalo baru sebulan udah bosen(kan niatnya juga cuma pengen bikin cemburu sidia). eh tapi yah baru juga putus 1minggu kali, tiba-tiba hubungannya malah jadi deket, entah karena pengaruh mamah yang tiap hari nanyain kabar dia, entah karena sms dia yang ga ganggu, entah kangen, entah sepi, entah k...

Posting Ketiga Saya

saya ini kelas 3 SMA. sekolah saya mempunyai orang orang yang hebat dalah bidang pendidikan. disana saya punya beberapa pendidik yang cukup dekat dengan saya(dekat dalam arti yg wajar!!) . yaa namanya juga kelas 3, jadi lebih banyak kenal dari juniornya walaupun kadang suka so kenal tentang sekolahnya apalagi pendidiknya(haa). saya punya sebuah pengalaman tentang ini. anak SMA biasanya suka dengan hal yang menyinggung perasaan. ituloh cinta-cintaan. suatu hari saat saya berbincang tentang suatu hubungan(pacaran) dengan sahabat saya di sela jam pelajaran, saat itu ada seorang pendidik yang ikut dalam perbincangan kami dan berkata "saat kamu menjadi seorang istri, di sakiti sebagaimana sakitnya pun kamu akan mendapat pahala karenanya, tapi saat kamu belum menjadi seorang istri kamu hanya akan mendapat sebuah kerugian". coba deh temen temen resapi. itu bener banget loh. kadang kita bisa frustasi banget cuma gara-gara ga dapet kabar dari pasangannya. tapi giliran dapet PR HITUNGA...