Langsung ke konten utama

Bibit - Pohon - Tunggu

Kamu, dikirim Tuhan untuk melengkapiku~
penggalan lagu dari Rossa feat. Afgan - Kamu Yang Kutunggu

Seseorang mengenalkanku pada lagu tersebut, memberikannya padaku mungkin untuk pengantar tidur karena hari sudah menua saat itu. Kunikmati setiap alunan nada dengan liriknya, namun sepenggal kalimat pada lagu tersebut membuatku tersenyum.

Ada kalimat yang kubaca dalam Novel Hujan Matahari karya Kurniawan Gunadi, bahwa wanita sesungguhnya ditunggu bukan menunggu. Awalnya aku tak paham, sudah kucoba menggunakan ilustrasi kata lain, namun aku masih juga belum tahu maksud dari kata ditunggu tersebut. Hingga kudengar untaian lirik dari lagu ini. Aku mulai sedikit paham.

Seringkali wanita berkata ia sedang menunggu, entah untuk dilamar, didatangi oleh laki-laki yang mau menjadikannya mahram. Aku sendiri lebih suka dengan kata pertemuan. Ya, sesungguhnya bukan menunggu atau ditunggu tetapi pertemuanlah yang menjadi sebab terjadinya suatu hubungan.

Ditunggu.....
seorang lelaki yang teramat sibuk memantaskan diri, membangun masa depan yang layak untuk keluarganya, memantapkan iman untuk mendidik aqidah yang baik bagi keturunannya. Terkadang kita berpikir orang-orang seperti itu mana mungkin punya waktu untuk mencari jodoh?!. Ternyata, lelaki seperti ini sedang menunggu, seseorang yang pantas untuk ditunggu. Seseorang yang akan menerima semua perjuangannya. Bukanlah seorang wanita yang biasa, mungkin haruslah seseorang yang luar biasa, karena ia pun menyiapkan semuanya dengan luar biasa.

@kurniawangunadi

Lalu, bagaimana menjadi seseorang yang ditunggu?
Yaa pantaskan juga dirimu, sehingga seseorang akan menjadikanmu tujuan untuk ditunggu. Jangan melihat terlalu jauh, apalagi berkaca pada cerita fiktif. Lihat sekelilingmu, seperti kisah cerita orang tua kita. Bagaimana mereka bertemu, bagaimana hingga akhirnya mereka menikah dan dikaruniai putera-puteri seperti kita. Apa saja yang mereka persiapkan. Bukankah, sesungguhnya hanya orang tua kita yang dapat menyimpan semua rahasia kita dengan baik? Yang dapat mendukung setiap jalan yang baik untuk kita, yang tidak mungkin berkhianat.

Aku, rasanya seperti sedang panen. Memanen bibit yang kini sudah menjadi buah.
Bertemu denganmu rasanya seperti bertemu dengan orang tuaku. Bukan karena kau sudah tua hahaha. Maksudku, kau mampu menyeimbangiku, berjalan beriringan, membantuku berdiri saat aku jatuh, membangunkanku saat aku mulai lelah, dan mendorongku untuk selangkah lebih maju setiap harinya. Dan yang terpenting, semenjak aku bertemu denganmu, aku lebih mengingat Tuhan, menambah amalan sunnah.
Kamu tak seperti orang-orang yang selama ini kukenal. Tak ada kata-kata yang akhirnya membuatku terkagum. Cukup setiap tindakanmu yang membuatku kagum. Seperti langit yang tak pernah menyebut dirinya Tinggi.

Kadang, aku berpikir kau terlalu sabar atau mungkin terlalu baik untukku. Tapi rasanya tidak. Kamu seperti buah, buah yang kutanam dengan sabar dan tulus. Membiarkannya tumbuh dengan waktu yang alami tak kupercepat juga kuperlambat. Kamu, layaknya buah manis yang matang sempurna. Ah bahasaku terlalu berlebihan.

Maaf, jika aku masih menyembunyikanmu. Sesungguhnya bukan menyembunyikan. Hanya saja memang ini caraku. Caraku membiarkan segalanya tumbuh alami dan suatu saat akan matang sempurna. Ini bukan tentang kisah yang hanya bejalan tiga bulan lalu berlalu kan haha.

Kamu, memang tak memintaku, memintaku untuk menjadi apapun apalagi untuk menunggu. Yaaa, semuanya berjalan seperti yang kuucap dalam do'a. Dan semoga, do'aku yang kuucap kini akan menjadi buah yang manis pula nantinya.

Baiklah, selamat menanam pohon bersamaku, semoga bibitnya akan berbuah manis untuk kita :)

September 2014

Komentar

  1. untuk aa pribadi merasa tersanjung dengan isi tulisan yang dibuat ini, mungkin karena bunga org pertama bagi aa yang mengungkap sesuatu hal dengan cara yang berbeda seperti ini. ga byk komentar yang aa bisa berikan, aa hanya seorang aktor yang menjalankan script sesuai dengan jalan cerita yang sudah diatur oleh sang maha pengatur, biar lah mengalir sesuai apa adanya. aa cmn bisa berdoa moga apa yang kita lakukan mendapatkan keridhoan.. jadi inget kata - kata unga moga berkah. hehehe
    makasih ya bunga mari kita menanam pohon bersama-sama biar dapat buat yang manis...

    BalasHapus

Posting Komentar

Berbagilah, karena itu indah :)

Postingan populer dari blog ini

Tebing Keraton - Bandung

Bandung 16 Agustus 2014 Bandung Hits Masa Kini, salah satu judul blog yang ditulis sepertinya oleh mahasiswa ITB itu menarik perhatian saya untuk membacanya. Saat saya baca, ternyata itu yang ada disana. Yak, TEBING KERATON! Beberapa kali melihat foto beberapa teman di media sosial sedang berada di Tebing Keraton. Awalanya saya pikir karena menggunakan nama ‘Keraton’ tempat ini bukanlah di Bandung, mungkin daerah sekitar Jawa Tengah atau Jawa Timur. Ternyata dari ulasan blog yang saya baca, tempat ini ternyata di Bandung, tepatnya di Desa Ciburial ±6km dari Taman Hutan Raya Djuanda(Dago Pakar).Eh iya, Tebing Keraton ini ternyata baru lahir awal Mei 2014 loh. Dengan antusias dan dorongan cerita beberapa teman yang sudah kesana, akhirnya saya mengajak teman untuk mengunjungi Si Bandung Hits Masa Kini tersebut. Sayangnya satu hari sebelum hari H, teman saya membatalkan kunjungan kesana karena ada acara lain. Kecewa sih, tapi manusia di dunia ini kan banyak, dan akhirnya ngec...

MIS

mochamad irsyad sapardiansyah ~~ 7 Oktober 1988 lucu, ga cakep, kata teh maya sih manis, kalo kata mamah ganteng :)) kalo kata unga dia ituuuu 'sisupersabar' =) sweet deh pokonya dari pertama ketemu sampe sekarang nih belum pernah deh unga dimarahin, yang ada juga unga yang marah-marah haha mungkin karena aa yang cuek jadi ga begitu suka kalo marah-marah dan lebih suka kalo ngalah aja jadi unganya yang ga ngerti-ngerti =D bodo ah yang penting dianya tetep sayang haha pengen cerita tentang perjalanan kita yang hampir 3 bulan ini dulu mungkin alesan unga mau nerima dia karena panas aja ga ada tanggepan terus dari sidia(oranglain yang sempet gw tunggu), jadi ya wajar kalo baru sebulan udah bosen(kan niatnya juga cuma pengen bikin cemburu sidia). eh tapi yah baru juga putus 1minggu kali, tiba-tiba hubungannya malah jadi deket, entah karena pengaruh mamah yang tiap hari nanyain kabar dia, entah karena sms dia yang ga ganggu, entah kangen, entah sepi, entah k...

Posting Ketiga Saya

saya ini kelas 3 SMA. sekolah saya mempunyai orang orang yang hebat dalah bidang pendidikan. disana saya punya beberapa pendidik yang cukup dekat dengan saya(dekat dalam arti yg wajar!!) . yaa namanya juga kelas 3, jadi lebih banyak kenal dari juniornya walaupun kadang suka so kenal tentang sekolahnya apalagi pendidiknya(haa). saya punya sebuah pengalaman tentang ini. anak SMA biasanya suka dengan hal yang menyinggung perasaan. ituloh cinta-cintaan. suatu hari saat saya berbincang tentang suatu hubungan(pacaran) dengan sahabat saya di sela jam pelajaran, saat itu ada seorang pendidik yang ikut dalam perbincangan kami dan berkata "saat kamu menjadi seorang istri, di sakiti sebagaimana sakitnya pun kamu akan mendapat pahala karenanya, tapi saat kamu belum menjadi seorang istri kamu hanya akan mendapat sebuah kerugian". coba deh temen temen resapi. itu bener banget loh. kadang kita bisa frustasi banget cuma gara-gara ga dapet kabar dari pasangannya. tapi giliran dapet PR HITUNGA...