Langsung ke konten utama

Bicara Pada Hati

"Hai apa kabarmu Hati? bagaimana keadaanmu?
kulihat ronamu tak semerah hati yang sering kulihat di emoticon social media, ada gelap tepat ditengahmu.
aku tahu, kau pasti sulit mengatakan apa yang kau rasa. kau memang tak sehebat mulut yang terkadang mudah sekali mengeluarkan kata-kata. Namun, bukan berarti kau tak punya jawaban untuk itu kan?"

"maafkan aku yang hanya bisa membuatmu sesak yah? apa kau merasa sakit dengan gelap ditengahku? sesakit apa? maaf jika aku tidak cukup pintar menjaga diri sehingga membuatmu sakit yaa"

"yaaa aku memang sakit, aku bahkan tak bisa lagi menangis menahan sakit ini, sudah terlalu sering kau buat aku sakit dan kau biarkan ini menjadi bekas yang kuat hingga aku hilang kepekaan terhadap rasa, katakanlah kau kenapa Hati?"

"maafkan aku, maaf tetapi semua yang membuatmu sakit itu sesungguhnya kau tahu, tak perlu aku ceritakan, cukup kau rasakan"

"apa?! aku tak pernah mau membuat diriku merasakan rasa sakit, itu hanya alasanmu saja. lagi pula selama ini aku baik-baik saja! jangan beralibi, ceritakan padaku apapun yang telah terjadi padamu wahai Hati~"

"mungkinkah aku tunjukkan padamu? atau mungkin aku tahu maksudmu, aku akan mengingatkanmu sesuatu, semoga ini membuatmu tahu yang sebenarnya terjadi.

ingat saat petang kau duduk dihadapan seorang yang manis lalu ia memintamu untuk menyelamatkan hubungannya dengan dia?! dan saat itu kau tak bicara yang sebenarnya karena kau terlalu takut hubungan mereka berakhir?! kau hanya tersenyum sembari mendo'akan keberlangsungan hubungan mereka kedepan dan kau bilang pada semua orang yang melihat kalian bahwa kau baik-baik saja?! itu tepat hari pertama kau tak bisa lagi mengeluarkan air mata.

lalu saat seorang teman yang kau anggap baik dan sholeha mengatakan bahwa hasil kerjamu selama ini tidak cukup baik, kau 'slow respon', walau sesungguhnya kau sedang berusaha menjadi seorang independent accountant yang baik namun tak pernah kau sampaikan itu padanya kan?! itu kali kedua kau tak bisa menangis, Jiwa.



dan saat orang-orang yang kau harapkan selalu ada untukmu, lalu mereka seolah berkata 'iya' padahal mereka telah meninggalkanmu lalu berkata 'tidak' disaat kau benar-benar mengaharapkan keberadaannya. sesungguhnya kau sudah tahu isyarat penolakan itu lalu kenapa kau masih berharap hingga kau tak punya cukup tenaga untuk mengekspresikan segalanya?!

dan yang terakhir, saat kau masih saja berharap kepada seseorang yang tak mungkin mendampingimu, itu sungguh membuatmu sakit, kau yang tak menghargai dirimu sendiri sayang~"

"benarkah itu? bahkan saat mendengar semua ucapanmu aku masih tak bisa menangis, Hati"

"sesekali dengarkanlah aku, jangan terus-menerus membohongi dirimu dengan berpura-pura baik-baik saja. katakan saja pada mereka, mereka punya dua telinga yang seharusnya bisa lebih banyak mendengar daripada hanya membicarakan yang tidak-tidak tentangmu"

"yaaa, rasanya memang mudah,tapi aku tak sampai Hati untuk mengutarakan semuanya"

"kau punya tangan yang bisa kau gunakan untuk mengutarakan semuanya, kau juga cukup pintar untuk merangkai kata-kata, kau bisa saja membuat gambar tentang apa yang kau rasa, tak harus melalui ucapan sayang~"

"haruskah? tapi aku memang baik-baik saja kok, percayalah"

"terserah, saranku hanya satu, jangan pernah kau utarakan semua itu pada tempat yang salah, yang hanya membuat orang salah membaca arti pesanmu, seperti katamu 'it's all about prespective'. aku hanya mau percaya satu hal, aku percaya sesungguhnya kau bisa menjaga semuanya dengan sangat baik, aku mencintaimu Jiwa"

"terimakasih Hati"

hingga tulisan ini berakhir, sang Jiwa masih tidak mengerti mengapa ia sulit meneteskan air mata, walau perasaannya sangat kacau, ia tetap tersenyum dan bicara 'aku baik-baik saja'

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tebing Keraton - Bandung

Bandung 16 Agustus 2014 Bandung Hits Masa Kini, salah satu judul blog yang ditulis sepertinya oleh mahasiswa ITB itu menarik perhatian saya untuk membacanya. Saat saya baca, ternyata itu yang ada disana. Yak, TEBING KERATON! Beberapa kali melihat foto beberapa teman di media sosial sedang berada di Tebing Keraton. Awalanya saya pikir karena menggunakan nama ‘Keraton’ tempat ini bukanlah di Bandung, mungkin daerah sekitar Jawa Tengah atau Jawa Timur. Ternyata dari ulasan blog yang saya baca, tempat ini ternyata di Bandung, tepatnya di Desa Ciburial ±6km dari Taman Hutan Raya Djuanda(Dago Pakar).Eh iya, Tebing Keraton ini ternyata baru lahir awal Mei 2014 loh. Dengan antusias dan dorongan cerita beberapa teman yang sudah kesana, akhirnya saya mengajak teman untuk mengunjungi Si Bandung Hits Masa Kini tersebut. Sayangnya satu hari sebelum hari H, teman saya membatalkan kunjungan kesana karena ada acara lain. Kecewa sih, tapi manusia di dunia ini kan banyak, dan akhirnya ngec...

MIS

mochamad irsyad sapardiansyah ~~ 7 Oktober 1988 lucu, ga cakep, kata teh maya sih manis, kalo kata mamah ganteng :)) kalo kata unga dia ituuuu 'sisupersabar' =) sweet deh pokonya dari pertama ketemu sampe sekarang nih belum pernah deh unga dimarahin, yang ada juga unga yang marah-marah haha mungkin karena aa yang cuek jadi ga begitu suka kalo marah-marah dan lebih suka kalo ngalah aja jadi unganya yang ga ngerti-ngerti =D bodo ah yang penting dianya tetep sayang haha pengen cerita tentang perjalanan kita yang hampir 3 bulan ini dulu mungkin alesan unga mau nerima dia karena panas aja ga ada tanggepan terus dari sidia(oranglain yang sempet gw tunggu), jadi ya wajar kalo baru sebulan udah bosen(kan niatnya juga cuma pengen bikin cemburu sidia). eh tapi yah baru juga putus 1minggu kali, tiba-tiba hubungannya malah jadi deket, entah karena pengaruh mamah yang tiap hari nanyain kabar dia, entah karena sms dia yang ga ganggu, entah kangen, entah sepi, entah k...

Posting Ketiga Saya

saya ini kelas 3 SMA. sekolah saya mempunyai orang orang yang hebat dalah bidang pendidikan. disana saya punya beberapa pendidik yang cukup dekat dengan saya(dekat dalam arti yg wajar!!) . yaa namanya juga kelas 3, jadi lebih banyak kenal dari juniornya walaupun kadang suka so kenal tentang sekolahnya apalagi pendidiknya(haa). saya punya sebuah pengalaman tentang ini. anak SMA biasanya suka dengan hal yang menyinggung perasaan. ituloh cinta-cintaan. suatu hari saat saya berbincang tentang suatu hubungan(pacaran) dengan sahabat saya di sela jam pelajaran, saat itu ada seorang pendidik yang ikut dalam perbincangan kami dan berkata "saat kamu menjadi seorang istri, di sakiti sebagaimana sakitnya pun kamu akan mendapat pahala karenanya, tapi saat kamu belum menjadi seorang istri kamu hanya akan mendapat sebuah kerugian". coba deh temen temen resapi. itu bener banget loh. kadang kita bisa frustasi banget cuma gara-gara ga dapet kabar dari pasangannya. tapi giliran dapet PR HITUNGA...