Langsung ke konten utama

Melepaskan Namun Tak Terlupakan

Hai, apa kabarmu kini?
kulihat wajahmu kemarin tak banyak yang berubah
apa masih pantas jika aku mengatakan rindu padamu?

banyak hal yang tiba-tiba kuingat darimu tanpa perlu pembahasan sebelumnya

tahukah, akhir bulan lalu aku sangat kalap, merasa dunia benar-benar sedang menjauh dariku
tiba-tiba semua kejadian tak sesuai rencanaku.
apa kau ingat hari ulang tahunku? lalu mengapa tak kau ucapkan selamat untukku? ohyaa kau bukan orang romantis yang bisa mengingat tanggal yah

aa, sudahkah kau lupa bagaimana caraku memintamu untuk selalu ada disaat aku butuh?
sungguh, sampai hari ini tak ada satupun yang sepertimu. yang selalu ada kapanpun aku memanggilmu
tak ada lelaki selain papah yang menjadikanku prioritasnya lagi, kau lelaki kedua yang tak pernah mengecewakanku masalah waktu

aa, aku rindu saat kita berjalan bukan ke tempat yang mahal, hanya sekedar makan seafood dan menikmati kemacetan kota saat pulang ke rumah. oiya apa kau masih suka menonton Naruto? sudah sampai mana? apa kau masih suka membeli serial dvdnya di tempat favorit kita setiap awal bulan?. aku sudah lama tak kesana, tak ada yang bisa kuajak, termasuk ade, dia hanya mengomel saat aku sedang memilih-milih film yang bagus.

aa, kini kemanapun aku ingin pergi, lebih sering aku berjalan sendiri. entahlah, tapi aku sudah bosan menerima penolakan.

aa, aku sudah diangkat sebagai staf keuangan disini. bagaimana denganmu? dalam rinduku, aku selalu mendo'akan yang terbaik untukmu. hemm.. walaupun aku sudah bekerja dengan lingkungan yang berbeda dengan dahulu, aku masih saja tak paham caranya bersolek. sudah kubeli semua peralatan make-up. tapi hanya kupakai saat ada workshop dan bertemu pejabat-pejabat penting saja. kukira dengan badanku yang sebesar ini, tak ada lagi yang menganggapku masih kecil, ternyata masih saja ada yang menganggapku bocah. orang-orang disini ramah, mereka suka humor, aku senang disini. aku jarang meneteskan air mata hanya karena kesal pekerjaanku tak ada yang membantu seperti ditempat yang lama. biarpun masih saja kuliahku terganggu karena overtime, tapi tak pernah terasa lelah untukku mengulang sendiri pelajaran yang kulewatkan.

aku sudah lebih dewasa yah sekarang. semenjak kita memutuskan hubungan. aku tak pernah lagi mengeluh setiap malamnya. karena tak ada lagi orang yang bisa kuajak berbagi. tak ada orang yang selalu mau mendengar ocehan cerewetku sepertimu. tak ada orang yang lebih mengerti bahasaku lebih darimu. tak ada orang yang hanya tersenyum melihatku marah-marah dengan sifat manjaku.

dahulu, saat kau masih denganku. banyak orang yang bilang bahwa aku seharusnya bisa mendapatkan yang lebih darimu. tapi kurasa tidak. jika memang keputusanku saat itu karena ada yang lebih baik darimu. seharusnya kini aku sudah dengan yang lain. merajut cerita haha-hihi, mengunggah semua ke media sosial. 


sejujurnya aku masih ingin yang sepertimu, yang selalu tersenyum saat datang kerumah dan kusambut dengan pijama-ku. yang tak harus bertemu setiap malam minggu. yang selalu menikmati sayur kacang buatanku sampai spaghetti yang kau minta setiap aku gajian. menemaniku menonton film apapun-kapanpun, mulai dari doraemon hingga film yang harus mengantri panjang di bisokop hingga larut malam.

dua tahun bersamamu membuatku sulit mengganti kebiasaanku. kebiasaan manjaku yang selalu tergantung olehmu. walaupun kini tak mudah aku mengeluh, tapi hati ini sangat butuh orang yang selalu ada untukku, minimal yang selalu ada untuk mendengar semua ceritaku.

aku memang sudah melepasmu, tapi tidak melupakanmu.
tak ada lagi rasa cemburu saat melihatmu berganti foto dengan perempuan lain di media sosial. 
rasa itu memang sudah tidak ada, hanya saja kenangan dua tahun kemarin memang tak akan terlupakan.

Rabb, semoga engkau senantiasa melindungi kami dari sifat yang buruk, menjadikan kami makhluk yang bermanfaat untuk orang lain, dan mempertemukan kami dengan orang yang menjadi jodoh kami..aamiin

Komentar

  1. setidaknya mereka pernah membimbing kita jadi lebih baik, kita tidak perlu menyesal kehilangannya, karena memang sudah begitulah seharusnya, beberapa orang akan menjadi yang terbaik untuk membantu kita lebih baik, bukan untuk kita miliki selamanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tengkyuu mas, kadang saya menyesal bukan karena kehilanganny, tapi karena terlalu banyak mendengarkan suara-suara yg membuat saya meninggalkannya

      Hapus

Posting Komentar

Berbagilah, karena itu indah :)

Postingan populer dari blog ini

Tebing Keraton - Bandung

Bandung 16 Agustus 2014 Bandung Hits Masa Kini, salah satu judul blog yang ditulis sepertinya oleh mahasiswa ITB itu menarik perhatian saya untuk membacanya. Saat saya baca, ternyata itu yang ada disana. Yak, TEBING KERATON! Beberapa kali melihat foto beberapa teman di media sosial sedang berada di Tebing Keraton. Awalanya saya pikir karena menggunakan nama ‘Keraton’ tempat ini bukanlah di Bandung, mungkin daerah sekitar Jawa Tengah atau Jawa Timur. Ternyata dari ulasan blog yang saya baca, tempat ini ternyata di Bandung, tepatnya di Desa Ciburial ±6km dari Taman Hutan Raya Djuanda(Dago Pakar).Eh iya, Tebing Keraton ini ternyata baru lahir awal Mei 2014 loh. Dengan antusias dan dorongan cerita beberapa teman yang sudah kesana, akhirnya saya mengajak teman untuk mengunjungi Si Bandung Hits Masa Kini tersebut. Sayangnya satu hari sebelum hari H, teman saya membatalkan kunjungan kesana karena ada acara lain. Kecewa sih, tapi manusia di dunia ini kan banyak, dan akhirnya ngec...

MIS

mochamad irsyad sapardiansyah ~~ 7 Oktober 1988 lucu, ga cakep, kata teh maya sih manis, kalo kata mamah ganteng :)) kalo kata unga dia ituuuu 'sisupersabar' =) sweet deh pokonya dari pertama ketemu sampe sekarang nih belum pernah deh unga dimarahin, yang ada juga unga yang marah-marah haha mungkin karena aa yang cuek jadi ga begitu suka kalo marah-marah dan lebih suka kalo ngalah aja jadi unganya yang ga ngerti-ngerti =D bodo ah yang penting dianya tetep sayang haha pengen cerita tentang perjalanan kita yang hampir 3 bulan ini dulu mungkin alesan unga mau nerima dia karena panas aja ga ada tanggepan terus dari sidia(oranglain yang sempet gw tunggu), jadi ya wajar kalo baru sebulan udah bosen(kan niatnya juga cuma pengen bikin cemburu sidia). eh tapi yah baru juga putus 1minggu kali, tiba-tiba hubungannya malah jadi deket, entah karena pengaruh mamah yang tiap hari nanyain kabar dia, entah karena sms dia yang ga ganggu, entah kangen, entah sepi, entah k...

Posting Ketiga Saya

saya ini kelas 3 SMA. sekolah saya mempunyai orang orang yang hebat dalah bidang pendidikan. disana saya punya beberapa pendidik yang cukup dekat dengan saya(dekat dalam arti yg wajar!!) . yaa namanya juga kelas 3, jadi lebih banyak kenal dari juniornya walaupun kadang suka so kenal tentang sekolahnya apalagi pendidiknya(haa). saya punya sebuah pengalaman tentang ini. anak SMA biasanya suka dengan hal yang menyinggung perasaan. ituloh cinta-cintaan. suatu hari saat saya berbincang tentang suatu hubungan(pacaran) dengan sahabat saya di sela jam pelajaran, saat itu ada seorang pendidik yang ikut dalam perbincangan kami dan berkata "saat kamu menjadi seorang istri, di sakiti sebagaimana sakitnya pun kamu akan mendapat pahala karenanya, tapi saat kamu belum menjadi seorang istri kamu hanya akan mendapat sebuah kerugian". coba deh temen temen resapi. itu bener banget loh. kadang kita bisa frustasi banget cuma gara-gara ga dapet kabar dari pasangannya. tapi giliran dapet PR HITUNGA...