kutemukan diriku lebih lemah dari yang ku bayangkan
menemukan diri terhina lebih dari yang dibayangkan
mulai dari yang masih enak diterima hingga menyakitkan
Apa yang salah dariku?
sejak aku berhenti untuk meneruskan jalan yang kurasa salah
aku hanya sedang menikmati masaku
masa yang membuatku setidaknya tidak selalu butuh teman curhat dimalam hari
masa dimana aku bisa mengatasi semuanya secara teknik sendiri, walau kutahu semua berjalan atas kehendak Allah
Aku bahagia denganku yang hari ini. Tak peduli kata mereka tentangku. Aku bahagia!
Kasarnya aku hanya butuh mereka yang menerimaku hari ini dalam keadaan apapun. Dan aku bersyukur karena ada keluarga dan sahabat yang selalu mendukungku.
Aku, tak peduli dengan mereka yang berharap lebih padaku. Aku tahu yang terbaik untukku. Aku yang berjalan pada rute yang Tuhan beri padaku. Kenapa masih ada manusia yang dengan repot bicara masalah kepantasan untuk hidup yang tidak ia jalani(?). Masih bicara baik dan buruk tentang keputusan yang orang lain sudah ambil, yang sebetulnya tidak ada pengaruh pada hidup sang komentator.
Aku, tak butuh partner dengan peringai so bijak padahal memenuhi kewajiban saja tak sanggup. Rasanya aku tak pernah bicara masalah prinsip. Itu urusanmu, dan akupun punya urusanku yang tak perlu kau urus. Kalau kau tidak suka, tinggalkanlah!
Ah, mungkin aku hanya berlebihan
menyakiti diriku sendiri dengan lebih banyak mendengarkan orang lain yang tak paham keadaanmu, Bunga.
Kembalilah, menjadi sahabatku
saat kau tak perlu menuntut lebih padaku, menerima aku yang hari ini untuk seterusnya
Aku lelah, terlalu banyak menerima tapi tak bisa diterima
Terimakasih pagi yang membangunkanku lebih awal sehingga tak perlu aku terburu-buru menenggelamkan hati pada laut mati
Bandung,
Aku Rindu
menemukan diri terhina lebih dari yang dibayangkan
mulai dari yang masih enak diterima hingga menyakitkan
Apa yang salah dariku?
sejak aku berhenti untuk meneruskan jalan yang kurasa salah
aku hanya sedang menikmati masaku
masa yang membuatku setidaknya tidak selalu butuh teman curhat dimalam hari
masa dimana aku bisa mengatasi semuanya secara teknik sendiri, walau kutahu semua berjalan atas kehendak Allah
Aku bahagia denganku yang hari ini. Tak peduli kata mereka tentangku. Aku bahagia!
Kasarnya aku hanya butuh mereka yang menerimaku hari ini dalam keadaan apapun. Dan aku bersyukur karena ada keluarga dan sahabat yang selalu mendukungku.
Aku, tak butuh partner dengan peringai so bijak padahal memenuhi kewajiban saja tak sanggup. Rasanya aku tak pernah bicara masalah prinsip. Itu urusanmu, dan akupun punya urusanku yang tak perlu kau urus. Kalau kau tidak suka, tinggalkanlah!
Ah, mungkin aku hanya berlebihan
menyakiti diriku sendiri dengan lebih banyak mendengarkan orang lain yang tak paham keadaanmu, Bunga.
Kembalilah, menjadi sahabatku
saat kau tak perlu menuntut lebih padaku, menerima aku yang hari ini untuk seterusnya
Aku lelah, terlalu banyak menerima tapi tak bisa diterima
Terimakasih pagi yang membangunkanku lebih awal sehingga tak perlu aku terburu-buru menenggelamkan hati pada laut mati
Bandung,
Aku Rindu
Komentar
Posting Komentar
Berbagilah, karena itu indah :)