Langsung ke konten utama

Aku

kutemukan diriku lebih lemah dari yang ku bayangkan

menemukan diri terhina lebih dari yang dibayangkan
mulai dari yang masih enak diterima hingga menyakitkan


Apa yang salah dariku?
sejak aku berhenti untuk meneruskan jalan yang kurasa salah
aku hanya sedang menikmati masaku
masa yang membuatku setidaknya tidak selalu butuh teman curhat dimalam hari
masa dimana aku bisa mengatasi semuanya secara teknik sendiri, walau kutahu semua berjalan atas kehendak Allah

Aku bahagia denganku yang hari ini. Tak peduli kata mereka tentangku. Aku bahagia!
Kasarnya aku hanya butuh mereka yang menerimaku hari ini dalam keadaan apapun. Dan aku bersyukur karena ada keluarga dan sahabat yang selalu mendukungku.

Aku, tak peduli dengan mereka yang berharap lebih padaku. Aku tahu yang terbaik untukku. Aku yang berjalan pada rute yang Tuhan beri padaku. Kenapa masih ada manusia yang dengan repot bicara masalah kepantasan untuk hidup yang tidak ia jalani(?). Masih bicara baik dan buruk tentang keputusan yang orang lain sudah ambil, yang sebetulnya tidak ada pengaruh pada hidup sang komentator.

Aku, tak butuh partner dengan peringai so bijak padahal memenuhi kewajiban saja  tak sanggup. Rasanya aku tak pernah bicara masalah prinsip. Itu urusanmu, dan akupun punya urusanku yang tak perlu kau urus. Kalau kau tidak suka, tinggalkanlah!

Ah, mungkin aku hanya berlebihan
menyakiti diriku sendiri dengan lebih banyak mendengarkan orang lain yang tak paham keadaanmu, Bunga.

Kembalilah, menjadi sahabatku
saat kau tak perlu menuntut lebih padaku, menerima aku yang hari ini untuk seterusnya

Aku lelah, terlalu banyak menerima tapi tak bisa diterima
Terimakasih pagi yang membangunkanku lebih awal sehingga tak perlu aku terburu-buru menenggelamkan hati pada laut mati

Bandung,
Aku Rindu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Smile Maker

welcome Oct nothing different from me.. manusia tidak hidup sendirian di dunia ini tetapi di jalan setapak yang beda, setiap manusia berjalan sendirian berjalan, berlari dan sesekali berhenti semua jalan setapak itu berbeda-beda, namun menuju ke arah yang sama mencari suatu hal yang sama dengan satu tujuan yang sama hingga semakin dekat ke tujuan, manusia semakin menyadari bahwa di sepanjang jalan setapak yang sudah dilewati dia takkan pernah benar-benar sendiri manusia selalu bersama apa yang dia cari bersama tujuannya, yaitu Tuhannya *tanda tanya movie Tuhan, kali ini aku tidak ingin mengeluh tentang apa yang sedang kurasakan sekarang aku hanya ingin mengingat, betapa besar karunia yang telah Kau beri padaku Tuhan.. terimakasih telah menyempatkan hidupku untuk mengenalnya, mengenal dia yang mampu membuatku lupa setiap masalahku, sakitku. dia selalu menyemangatiku, menyadarkanku bahwa aku mampu, tidak meninggalkanku dalam kondisi apapun, he's my smile maker. ...

MIS

mochamad irsyad sapardiansyah ~~ 7 Oktober 1988 lucu, ga cakep, kata teh maya sih manis, kalo kata mamah ganteng :)) kalo kata unga dia ituuuu 'sisupersabar' =) sweet deh pokonya dari pertama ketemu sampe sekarang nih belum pernah deh unga dimarahin, yang ada juga unga yang marah-marah haha mungkin karena aa yang cuek jadi ga begitu suka kalo marah-marah dan lebih suka kalo ngalah aja jadi unganya yang ga ngerti-ngerti =D bodo ah yang penting dianya tetep sayang haha pengen cerita tentang perjalanan kita yang hampir 3 bulan ini dulu mungkin alesan unga mau nerima dia karena panas aja ga ada tanggepan terus dari sidia(oranglain yang sempet gw tunggu), jadi ya wajar kalo baru sebulan udah bosen(kan niatnya juga cuma pengen bikin cemburu sidia). eh tapi yah baru juga putus 1minggu kali, tiba-tiba hubungannya malah jadi deket, entah karena pengaruh mamah yang tiap hari nanyain kabar dia, entah karena sms dia yang ga ganggu, entah kangen, entah sepi, entah k...

Kake :)

Assalamualaikum kake... rasanya tak sopan jika cucumu ini menanyakan kabarmu disana semakin dekat dengan Sang Pencipta dikehidupan yang lebih abadi maafkan aku ke, pagi tadi hanya Al-Fatihah yang bisa kuhadiahkan untukmu.. lepas malam nanti kan ku hadiahi surah lain untukmu.. delapan tahun sudah, aku masih mengingat kata-kata terakhir yang kau ucapkan untukku Minggu pagi 12 Februari 2006, kau datang tanpa kabar sebelumnya, aku terkejut sekaligus senang untuk terakhir kalinya kita makan bersama, sayangnya kenapa saat itu aku tak ikut papah untuk mengantarkan kake pulang sebelum pergi kau berpesan padaku, bahwa aku harus kuat, harus pintar, agar kelak bisa menjaga kedua orang tuaku dengan baik. kake... cucumu kini tak semanja dahulu, seiring berjalannya waktu Allah menyelipkan banyak pelajaran hidup untukku kini aku sudah tak gengsi lagi untuk naik Angkutan Umum, bahkan tahun lalu aku selalu suka naik Damri kini aku sudah bisa berkendaraan sendiri, pulan...