Langsung ke konten utama

Father's Day ?

Hanya satu pintaku tuk memandang langit biru
Dipangkuan ayah dan ibu... (Mocca -Hanya Satu)
Bagian dari lirik sebuah lagu yang jika didengarkan semua liriknya, membuat saya sangat bersyukur dengan keadaan saya hari ini...

12 November 2014 – Katanya ‘Hari Ayah’
Padahal 2 hari sebelumnya saya juga lihat ada yang update mengenai hari yang sama, jadi bagaimana? Yaaa setiap hari adalah hari ayah kan..

Melihat beberapa curahan hati teman-teman kemarin diberbagai media sosial, ada yang memajang foto ayahanda lengkap dengan seragam dinas yang membanggakan, ada yang sedih karena ayahanda telah meninggal, dan serangkaian do’a juga puisi lainnya yang mengiringi –Hari Ayah- kemarin.

Lalu bagaimana dnegan orang yang ‘tahu’ tentang –Hari Ayah- kemarin namun tak tersuasanakan. Memilih untuk tidak update apapun di media sosial.

Mungkinkah, dibalik kebanggan dan kesedihan yang kita alami, sesungguhnya sebagian dari mereka yang ada disamping kita justru lebih sakit dengan makna –Hari Ayah- atau –Hari Ibu-. 
Mungkinkah, mereka menjadi apathis ketika mendengar hal-hal seperti ini. 
Seperti seseorang yang dibuang orang tuanya sedari lahir, yang bahkan tak tahu harus kemana mereka mencari. Lalu, tentang yatim piatu sedari bayi saat ingatan mereka belum sempurna dan hanya mampu melihat foto orang tuanya ketika muda. Dan kisah lainnya yang tak perlu kuceritakan, cukup mulai membuka mata dan lihat sekeliling.

Dahulu saya pernah berpesan pada seorang teman ‘tak perlu merasa jadi orang paling merana sedunia’.
Ya! Lihat! banyak yang jauh lebih tegar dan mereka punya cara yang paling benar. Do’a. Hanya do’a perantara yang membuat mereka merasa dekat.

Its not about how to celebrate Father’s and Mother’s day!
Saya hanya sebagian dari volunteer salah satu Yayasan Yatim yang sedikit iba saat melihat mereka mendengar tentang –Hari Ayah-. Selagi bisa, mengapa tak berikan sedikit perhatian untuk para yatim, dengan do’a dan sedekah. Mereka tak perlu banyak, saat tenaga pun kita tak bisa, tapi dengan berbagi dan melihat mereka bisa tetap bertahan hidup, rasanya kalimat –Allah memang Adil- sungguh terasa.

Semoga Ayah saya, dan semua Ayah yang diciptakan Allah senantiasa dalam lindungan-Nya, sehat jasmani dan rohani, lapang dalam segala jalan yang ditempuh aamiin
Barakalloh~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tebing Keraton - Bandung

Bandung 16 Agustus 2014 Bandung Hits Masa Kini, salah satu judul blog yang ditulis sepertinya oleh mahasiswa ITB itu menarik perhatian saya untuk membacanya. Saat saya baca, ternyata itu yang ada disana. Yak, TEBING KERATON! Beberapa kali melihat foto beberapa teman di media sosial sedang berada di Tebing Keraton. Awalanya saya pikir karena menggunakan nama ‘Keraton’ tempat ini bukanlah di Bandung, mungkin daerah sekitar Jawa Tengah atau Jawa Timur. Ternyata dari ulasan blog yang saya baca, tempat ini ternyata di Bandung, tepatnya di Desa Ciburial ±6km dari Taman Hutan Raya Djuanda(Dago Pakar).Eh iya, Tebing Keraton ini ternyata baru lahir awal Mei 2014 loh. Dengan antusias dan dorongan cerita beberapa teman yang sudah kesana, akhirnya saya mengajak teman untuk mengunjungi Si Bandung Hits Masa Kini tersebut. Sayangnya satu hari sebelum hari H, teman saya membatalkan kunjungan kesana karena ada acara lain. Kecewa sih, tapi manusia di dunia ini kan banyak, dan akhirnya ngec...

MIS

mochamad irsyad sapardiansyah ~~ 7 Oktober 1988 lucu, ga cakep, kata teh maya sih manis, kalo kata mamah ganteng :)) kalo kata unga dia ituuuu 'sisupersabar' =) sweet deh pokonya dari pertama ketemu sampe sekarang nih belum pernah deh unga dimarahin, yang ada juga unga yang marah-marah haha mungkin karena aa yang cuek jadi ga begitu suka kalo marah-marah dan lebih suka kalo ngalah aja jadi unganya yang ga ngerti-ngerti =D bodo ah yang penting dianya tetep sayang haha pengen cerita tentang perjalanan kita yang hampir 3 bulan ini dulu mungkin alesan unga mau nerima dia karena panas aja ga ada tanggepan terus dari sidia(oranglain yang sempet gw tunggu), jadi ya wajar kalo baru sebulan udah bosen(kan niatnya juga cuma pengen bikin cemburu sidia). eh tapi yah baru juga putus 1minggu kali, tiba-tiba hubungannya malah jadi deket, entah karena pengaruh mamah yang tiap hari nanyain kabar dia, entah karena sms dia yang ga ganggu, entah kangen, entah sepi, entah k...

Posting Ketiga Saya

saya ini kelas 3 SMA. sekolah saya mempunyai orang orang yang hebat dalah bidang pendidikan. disana saya punya beberapa pendidik yang cukup dekat dengan saya(dekat dalam arti yg wajar!!) . yaa namanya juga kelas 3, jadi lebih banyak kenal dari juniornya walaupun kadang suka so kenal tentang sekolahnya apalagi pendidiknya(haa). saya punya sebuah pengalaman tentang ini. anak SMA biasanya suka dengan hal yang menyinggung perasaan. ituloh cinta-cintaan. suatu hari saat saya berbincang tentang suatu hubungan(pacaran) dengan sahabat saya di sela jam pelajaran, saat itu ada seorang pendidik yang ikut dalam perbincangan kami dan berkata "saat kamu menjadi seorang istri, di sakiti sebagaimana sakitnya pun kamu akan mendapat pahala karenanya, tapi saat kamu belum menjadi seorang istri kamu hanya akan mendapat sebuah kerugian". coba deh temen temen resapi. itu bener banget loh. kadang kita bisa frustasi banget cuma gara-gara ga dapet kabar dari pasangannya. tapi giliran dapet PR HITUNGA...