Masih dengan sisa-sisa semangat lebaran. Bukan tanpa sengaja, tapi dengan niat tulus dan kuat, akhir-akhir ini memang lagi suka mengintai akun beberapa teman dengan beragam maksud dan tujuan. Sebagian karena sudah lama tak ada komunikasi dan ingin tahu kabarnya dari jauh, sebagiannya lagi karena nemu di timeline lalu tertarik buat buka akunnya lebih lebar lagi hahaha...
Sebenarnya ini bahasan lama, sempet jadi draft tapi disimpan di flashdisk yang sudah lama hilang. Awalnya buat ini, karena kecewa dan ngerasa foolish banget waktu tahu selama ini mempercayai satu akun facebook seorang teman.
Jadi, waktu saya sekolah dulu, dengan kehendak Tuhan saya bisa berkenalan dengan gadis yang-katanya-mirip-Sandra-Dewi, padahal kalau dilihat dengan seksama, tidak ada kemiripan sama sekali. Kenalnya, karena dia jadi pacarnya mantan saya. Dulu, waktu masih alay kalo mantan punya pacar baru yang lebih kinclong itu, rasanya kita harus tau apapun yang dilakukan dia biar kita bisa lebih kinclong dari dia (ini emang berlebihan). Nah, saya lupa yang mulai siapa, tiba-tiba kami (saya dan pacar barunya mantan) sudah berteman di beberapa media sosial. Hubungan kami sangat baik(terselubung tentunya), sering chatting, curhat fashion, sampai curhat tentang pacarnya dia yang mantan saya itu. Sampai akhirnya mereka putus, jadi kita punya mantan yang sama.
PS: putusnya bukan gegara saya, katanya temen-temennya gasuka dia pacaran ama doi
Selama kami menjalin hubungan dengan baik, dia sempat mengenalkan saya dengan beberapa teman fashionista nya. Nama genknya itu the blo**. Dia juga mengaku punya nama yang sama dengan saya, Bunga. Dari beberapa temannya yang para model itu, beberapa memang ada yang berteman dengan saya di facebook dan masih terjalin hingga saat ini. Bahkan ada yang sempat jadi teman curhat dunia maya, everything dia pasti cerita sama saya, sampai berat badan dia naik berapa gram perharinya(ini serius). Dan terakhir komunikasi kita tiba-tiba putus karena saya sudah gak pake YM yang lama lagi, dan nampaknya dia juga tidak muncul di YM lagi.
![]() |
| Perhatikan Id e-mailnya//palsu |
Tahun lalu, saya iseng search nama mantannya pacar saya itu di Google. Munculnya banyak banget, udah kaya orang terkenal(beneran). Akhirnya dari sana nemu aku twitter gadis yang-katanya-mirip-Sandra-Dewi. Saya lihat followersnya, ada beberapa teman dan kakak kelas saya disitu. Gak pake pikir panjang, langsung saya follow juga akunnya. Mungkin dia kaget, pasti kaget sih kayanya. Keisengan saya berlanjut dengan nyapa dia, retweet tweetnya dia, dan lain-lain yang bikin dia gak nyaman intinya hahaha. Tapi gak lama kok, cuma semingguan setelah nemu akunnya saja. Saya sempet kecewa sebenernya, lihat postingan dia di akun instagramnya, sayang udah di private jadi gabisa saya printscreen. Jadi, yang saya tahu dulu, dia ini seorang muslim yang anggun, cantik, pinter, tenar, borju pula. Tiba-tiba saya lihat dia, udah kayak gadis yang haus perhatian, posting foto vulgar, pergi ke vihara dan gereja. Bukan masalah keyakinannya, saya sangat menghargai keyakinan apapun yang dipegang siapapun. Tapi, haruskah berdandan seperti itu? Saya sangat prihatin melihatnya.
![]() |
| Id e-mail yang berbeda//asli |
![]() |
| Akun facebook palsu yang berteman dengan saya |
Awal tahun ini, saya baru sadar selama ini saya sudah terbohongi(kalo gak sengaja), dibohongi(kalo sengaja) oleh mantannya pacar saya ini. Mungkin dia telah melewatkan masa-masa bahagianya dengan mentertawakan saya yang termakan oleh akun akun palsu itu. Ya! Akun dari teman-temannya yang berteman dengan saya di facebook itu ABSOLUTELY FAKE!!. Saya tahu ini, saat saya menemukan akun asli dari salah satu temennya dia. Teman yang juga jadi teman curhat dunia maya saya itu(re: JY). Saya mikir keras, gak mungkin seorang JY mau chatting sama strangger yang gak punya kepentingan apapun buat dia. Saya semakin kepo dan mencari tahu siapa sebenarnya JY itu. Saya cari di bagian followers akun aslinya, mereka gak berteman. Saya buka blognya, webnya, dan gak ada tanda-tanda bahwa mereka pernah berteman. Almamater sekolahnyapun berbeda dengan yang saya tahu. Astagfirulloh, shock bener saya!. Dan dari satu akun palsu ini juga saya tahu, bahwa semua akun yang mengaku temannya dia itu juga akun buatan alias akun beradmin.
Satu aja yang masih buat saya penasaran, kenapa harus bela-belain buat akun palsu?!. Sebegitunyakah? Apa untungnya buat dia? atau buat saya?. Mau buat saya cemburu?!. Gimana kalo saya dipertemukan Tuhan secara langsung sama JY, terus dengan akrabnya saya nyapa dia kayak waktu chatting, bisa-bisa saya dibilang fans yang udah gila.
Tapi dibalik itu semua, saya sudah memaafkan semuanya. Rasa kesal, marah, kecewa saya sudah berganti jadi prihatin dan sedih. Semoga, cukup saya yang sadar, cukup saya yang tahu, cukup saya yang merasa bodoh dan kecewa. Andai kamu baca, tolong jangan lanjutkan yaaaaa, hey gadis yang-katanya-mirip-Sandra-Dewi. Duniamu sudah lebih menyenangkan dari yang kamu hidupi. Kamu cantik, sayang~
---------------------------------------------------------
Sebenernya, ada satu akun palsu lagi yang baru saya temukan. Tahunya dari mana?! search aja di Google nama dari pemilik akun, and you can see everything about them.
Saya benar-benar bingung mengapa harus dengan cara seperti ini membodohi orang. Kamu, wahai admin dari akun-akun palsu di dunia, maumu apa?! sepintar apa kamu sehingga terpikir ide konyol seperti ini untuk membodohi banyak orang?!. Kelak, jika semua orang sudah tahu, memangnya kamu tidak malu?. Bayangkan apa yang akan orang-orang pikirkan tentang kamu!. Demi apapun niatnya, tolong jangan memulai dan melanjutkan ide konyol ini. Hidupmu akan menjadi sejarah untuk keturunanmu. Sejarah apa yang akan mereka dapatkan?. Jangan bertindak bodoh untuk terlihat pintar.
Terkadang menunduk saja menjadi manfaat saat tak ada lagi yang bisa kita lihat. Menjadi baiklah dalam melihat seseorang, karena apa yang kamu lihat jika disertai dengan jahat maka akan menjadi kejahatan pula.
source:



Komentar
Posting Komentar
Berbagilah, karena itu indah :)