ini tentang suatu hubungan
saat saya harus berusaha berhubungan baik dengan sekelompok orang yang saya kenal karena suatu hubungan juga. hubungan yang kurang baik antara saya dengan orang pertama membuat saya harus selalu pasrah menerima hubungan yang kelihatannya baik dengan sekelompok orang kedua. kadang saya bingung saat harus berpura-pura baik-baik saja dengan keadaan saya. kadang saya juga bingung saat terpikir untuk menutup tali silaturahmi yang saya tahu itu tidak boleh.
suatu hari Tuhan menguji saya untuk bisa lebih ikhlas dalam menjalani suatu hubungan.
sekelompok orang kedua yang tadinya maya untuk saya meminta untuk bertemu dengan saya. mungkin saat saya bisa mengontrol bahasa dan kata-kata saya ini masih baik, tapi saat raga di tuntut untuk memberikan perlakuan sungguh membuat saya sangat takut. saya takut tidak bisa berprilaku baik, saya takut kunjungan saya malah memperlihatkan bahwa saya tidak suka, saya takut itu akan menjadi tekanan tersendiri untuk saya, saya takut saya tidak bisa mengontrol diri dan emosi saya! tapi saat seorang sahabat saya memberikan saran "kalo unga emang mau nemuin mereka yaudah ketemu aja, tapi jangan niatin unga buat ketemu sama dia, niatin kalo unga mau menjaga silaturahmi unga sama mereka, tanpa alasan apapun, gausah liat mereka dari mana!" saya sedikit membuka hati saya. akhirnya saya niati diri saya untuk bertemu dengan mereka untuk menjaga silaturahmi. saya juga meyakinkan diri saya untuk bisa berprilaku baik pada mereka, tunjukan bahwa siapapun mereka tidak menjadikan diri saya tidak berhubungan baik dengan mereka.
akhirnya saya pun bertemu dengan mereka. saya tak menyangka perlakuan mereka terhadap saya seperti mereka telah mengenal saya sejak lama. saya merasa ada kasih sayang yang mereka curahkan untuk saya. saya terharu sangat terharu!! apalagi saat mereka menyimpan harapan yang baik pada saya, itu membuat saya sulit untuk membenci mereka.
mungkin itu pertemuan pertama dan terakhir antara saya dengan mereka. namun saya harap sikap yang cukup wise saat itu pada saya akan menjadi pelajaran berharga untuk saya kedepannya.
terimakasih untuk sahabat saya yang sering sekali membuka pikiran saya. terima kasih untuk semua yang mendukung saya. saya harap perlakuan saya ini tidak salah .
Komentar
Posting Komentar
Berbagilah, karena itu indah :)