Langsung ke konten utama

Take Away

jadi, bagaimana rasanya menjadi bagian yang menganggap diri ada, padahal tak pernah dianggap sama sekali, dimana? di tempat kau hidup, lingkungan yang selalu kau banggakan...

bosan dengan hujan, dengan senja, dengan apapun yang selalu menjadi tema tulisan orang-orang
seperti menyeragamkan agar terlihat seakan penulis amateur hits masa kini

lalu, saat aku tak menulis dengan tema itu, dimana aku berada?
mungkinkah, hanya sebagai penulis cerita drama yang tak laik dibaca, bahkan lebih rendah dibanding postingan status bbm remaja masa kini?

memulai kembali masa yang sebetulnya ingin ku akhirir sejak lama. ku mengeluh, tapi percuma. akhirnya ku jalani saja. salahkah?
aku teriak, tapi tak mampu. lalu terus berjalan. aku berhenti tapi tak mungkin. sudah harus ku selesaikan, karena terlanjur kumulai.
maaf sebaiknya ku koreksi, bukan aku yang memulai, entah siapa yang mengatur jalan hidupku kini.

kini karena tinggal menjalani, seolah aku tak hidup dengan duniaku. seperti menumpang pada dunia orang lain. 
siapa yang masak, siapa yang disuruh menghabiskan. sudah berlebihan berat badanku. tak bisakah kau hentikan.aku muak, aku mau muntah.


lupakan, bukankah aku terbiasa dengan ini?
terbiasa dengan hidup diatur, bukan teratur. jadi, bahasan pembelaan sekuat apapun tak akan mengembalikan duniaku.

kalimat 'sudikah kau melamarku?aku mau nikah sahaja' rasanya malah semakin jauh
segalanya tak membuatku malah menggebu untuk segera di khitbah. berbelok lagi niatku dari masa ke masa.

ingin nakal saja mungkin lebih tepat. selagi bisa, mengapa tidak.
caraku bertahan hidup di dunia milik orang lain mungkin dengan seperti itu
menikmati yang bisa kunikmati. biarakan orang berkata, aku tak peduli
hingga tiba dimana aku sulit mencari jati diri

kau dan aku akan melihat bersama
apa jadinya, hidup dengan dunia yang bukan miliknya
mungkin sekarang terlihat baik-baik saja
hingga suatu saat, segalanya tak mungkin bisa diulang

do'aku
semoga tak ada yang salah dengan caraku
masih banyak hal baik yang bisa kulakukan
hingga duniaku kembali



Bandung,
take me away, please

Komentar

Posting Komentar

Berbagilah, karena itu indah :)

Postingan populer dari blog ini

Smile Maker

welcome Oct nothing different from me.. manusia tidak hidup sendirian di dunia ini tetapi di jalan setapak yang beda, setiap manusia berjalan sendirian berjalan, berlari dan sesekali berhenti semua jalan setapak itu berbeda-beda, namun menuju ke arah yang sama mencari suatu hal yang sama dengan satu tujuan yang sama hingga semakin dekat ke tujuan, manusia semakin menyadari bahwa di sepanjang jalan setapak yang sudah dilewati dia takkan pernah benar-benar sendiri manusia selalu bersama apa yang dia cari bersama tujuannya, yaitu Tuhannya *tanda tanya movie Tuhan, kali ini aku tidak ingin mengeluh tentang apa yang sedang kurasakan sekarang aku hanya ingin mengingat, betapa besar karunia yang telah Kau beri padaku Tuhan.. terimakasih telah menyempatkan hidupku untuk mengenalnya, mengenal dia yang mampu membuatku lupa setiap masalahku, sakitku. dia selalu menyemangatiku, menyadarkanku bahwa aku mampu, tidak meninggalkanku dalam kondisi apapun, he's my smile maker. ...

MIS

mochamad irsyad sapardiansyah ~~ 7 Oktober 1988 lucu, ga cakep, kata teh maya sih manis, kalo kata mamah ganteng :)) kalo kata unga dia ituuuu 'sisupersabar' =) sweet deh pokonya dari pertama ketemu sampe sekarang nih belum pernah deh unga dimarahin, yang ada juga unga yang marah-marah haha mungkin karena aa yang cuek jadi ga begitu suka kalo marah-marah dan lebih suka kalo ngalah aja jadi unganya yang ga ngerti-ngerti =D bodo ah yang penting dianya tetep sayang haha pengen cerita tentang perjalanan kita yang hampir 3 bulan ini dulu mungkin alesan unga mau nerima dia karena panas aja ga ada tanggepan terus dari sidia(oranglain yang sempet gw tunggu), jadi ya wajar kalo baru sebulan udah bosen(kan niatnya juga cuma pengen bikin cemburu sidia). eh tapi yah baru juga putus 1minggu kali, tiba-tiba hubungannya malah jadi deket, entah karena pengaruh mamah yang tiap hari nanyain kabar dia, entah karena sms dia yang ga ganggu, entah kangen, entah sepi, entah k...

Kake :)

Assalamualaikum kake... rasanya tak sopan jika cucumu ini menanyakan kabarmu disana semakin dekat dengan Sang Pencipta dikehidupan yang lebih abadi maafkan aku ke, pagi tadi hanya Al-Fatihah yang bisa kuhadiahkan untukmu.. lepas malam nanti kan ku hadiahi surah lain untukmu.. delapan tahun sudah, aku masih mengingat kata-kata terakhir yang kau ucapkan untukku Minggu pagi 12 Februari 2006, kau datang tanpa kabar sebelumnya, aku terkejut sekaligus senang untuk terakhir kalinya kita makan bersama, sayangnya kenapa saat itu aku tak ikut papah untuk mengantarkan kake pulang sebelum pergi kau berpesan padaku, bahwa aku harus kuat, harus pintar, agar kelak bisa menjaga kedua orang tuaku dengan baik. kake... cucumu kini tak semanja dahulu, seiring berjalannya waktu Allah menyelipkan banyak pelajaran hidup untukku kini aku sudah tak gengsi lagi untuk naik Angkutan Umum, bahkan tahun lalu aku selalu suka naik Damri kini aku sudah bisa berkendaraan sendiri, pulan...